Tuesday, December 19, 2006

Macet.... macet.. macet

Yah kekesalan di jalan raya memang saban hari dirasakan bagi para pengemudi. Hampir setiap hari di jam- jam sibuk seluruh kenderaan jenis apapun tumpah ruah di jalan. Hal ini lah yang sering aku rasakan, rasa kesal, emosi, marah (apalagi pada saat pulang dan perut rasanya lapaaaarr...huh)

Terkadang aku berpikir bagaimana solusinya, namun nyatanya pemerintah kota aja setengah hati untuk mencari solusinya. Jadi mau bilang apalagi,.. tahankan aja kondisi kayak gini. Paling- paling kalau mau pergi ngantor dicepatin dikit, kalau mau pulang di lamain dikit.

Kondisi ini semakin diperparah dengan ketidak disiplinan pengemudinya (hehe..padahal yang nulis juga gitu..) Tampak dengan enaknya angkot menurunkan penumpang tanpa memperhatikan yang dibelakang. Dan masih banyaknya mobil parkir sembarangan, kayak tu jalan punya kakeknya aja. Ditambah lagi kondisi jalan (terutama jalan2 protokol dlm hal ini kota Medan) yang sempit. Nah lho, bayangin aja gimana sesaknya tu jalan. Ada mobil yang parkir sembarangan, angkot yang menurunkan penumpang suka atinya, pelanggaran lampu lalulintas, belum lagi jumlah becak kota medan yang semakin menyesakkan jalanan.

Tampaknya polisi lalulintas harus bekerja lebih ekstra nih. Sedang ada polisi aja lampu lalulintas dilanggar apalagi gak ada. (penulis juga kadang- kadang...;p) Wah, pemko juga secepatnya menyelesaikan proyek- proyek jalan yang masih tanggung- tanggung biar semakin banyak jalan semakin banyak jalur alternatif.

Labels:

Tuesday, December 12, 2006

Ingin nonton video akses cepat...?

Ingin nonton video dengan akses cepat...?
Hmmm..youtube, video.google adalah alternatif untuk pertanyaan diatas. Tapi kalau untuk cepat, gak jamin deh jadi, solusinya.................?

Gampang....
Gak perlu buka youtube atau video.google, jumpcut dan sejenisnya. Sekarang kan ada layartancap. Eit..jangan salah dulu, maksudnya bukan layartancap yang sebagaimana biasa. Layartancap ini adalah sejenis youtube ato video.google gito loh. Jadi nontonnya melalui situs www.layartancap.com

Akses lokal (Indonesia) sehingga memudahkan dan mempercepat koneksi dalam hal transfer sehingga anda dapat menonton lebih baik.

ayo buruan segera anda tonton aja karena layartancap.com memang tontonan anda......

Thursday, December 07, 2006

Poligami ?..yes or no

Sekarang ini lagi ribut- ribut membicarakan poligami. Dari dulu praktek poligami kerap terjadi, bahkan pada zaman nenek moyang kita. Bahkan nabi kita nabi Muhammad juga beristrikan lebih dari satu. Dan hal tersebut adem ayem saja. Namun baru- baru ini, entah siapa yang menjadi pemicunya atau apakah karena ada seorang dai kondang melakukan praktek tersebut ('Aa... aku masih tetap mendukung mu....) hal tersebut mencuat sampai- sampai pemerintahan SBY tampak dengan sigap menyikapi hal tersebut (bahkan lebih sigap dari krisis- krisis lain di negri ini spt masalah BBM dan lumpur..weks).

Di mata agama islam poligami jelas halal alias diperbolehkan. Memang, secara kenyataannya dalam masyarakat kita yang berbudaya monogami hal tersebut menjadi gunjingan. Dan wajar- wajar saja pemerintah merespons isu tersebut dengan melibatkan banyak pihak, seperti tokoh- tokoh agama, ahli fiqih, tokoh sosial, legislatif dan eksekutif. Karena ini terkait dengan masyarakat banyak. Dan tentang akan direvisinya UU Perkawinan yang secara garis besar akan memperketat dan larangan Poligami yang tentunya mengandung Pro dan Kontra.

Menurut saya secara pribadi, pemerintah tidak berhak melarang- larang anggota masyarakat berpoligami (walaupun saya tidak suka dengan praktek poligami) dilihat dari kacamata Islam, agama saja tidak melarangnya. Poligami akan haram jika suami tidak berlaku adil baik lahiriah maupun bathin, baik jasmani maupun rohani, baik fisik maupun materi, dan hal- hal lainnya menyangkut hubungan rumah tangga, terkecuali bila istri yang di perlakukan tidak adil tersebut ikhlas dan ridho (hati perempuan mana yang redho :<)

Apalagi pemerintah harus bersikap lebih memperhatikan dampaknya kemudian hari. Jelas saja jika UU tersebut disahkan, maka akan lebih menjamur tradisi selingkuh (barangkali pemerintah lebih suka mendengar berita- berita perselingkuhan, salut buat bung Yahya Zaini.. :p), dan meluasnya prostitusi karena ada larangan poligami secara resmi. Dalam hal ini, pemerintah seperti melegalkan bisnis prostitusi dan membudayakan selingkuh. Kok secepat itu reaksi pemerintah dalam masalah ini ketimbang mengatasi masalah prostitusi.

Pemerintah seharusnya lebih tanggap mengatasi masalah- masalah sosial lain yang lebih penting daripada mengatur urusan orang yang mungkin mempunyai masalah dengan nafsu dan syahwat (he...he...he.. itu urusan pribadi orang ...euy..). Kita lihat saja betapa tegarnya teteh Ninih (istri Aa Gym, apalagi dahsyatnya kecaman dari masyarakat dan media) dan bandingkan betapa terpukulnya istri Yahya Z dengan kasus permesuman yang dilakukan suaminya dengan seorang artis dangdut.

Dari situ dapat kita ambil pelajaran dan hikmah. Seorang istri yang rela dan tegar dipoligami dengan seorang istri yang hancur lebur hatinya, rumah tangganya akibat perselingkuhan yang tidak sah. Bukannya saya membela- bela poligami, cuma saja kita harus lihat posisinya. Kalau seorang istri rela dan iklas, so why not. Namun harus diingat tentang peran suami yang sebagaimana mestinya dan tidak membeda- bedakan antara istri tua dan muda. Namun bila dilihat dari sisi wanita, perempuan mana yang rela dan tidak hancur hatinya kalau didua kan. Nah kalau kasusnya begini sebaiknya anda pikirkan dulu masak- masak.
Poligami.?..Yes or No?

Labels: